RSUD Torabelo Sigi masih rawat pasien di tenda darurat

Berita 31 Agustus 2026 Admin 62 dilihat
RSUD Torabelo Sigi masih rawat pasien di tenda darurat
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Torabelo Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) masih melakukan perawatan pasien di tenda darurat pascagempa bumi di daerah tersebut. "Pelayanan di tenda darurat masih terus berlangsung hingga waktu yang tidak ditentukan atau menunggu hasil koordinasi antara Pemkab Sigi, BMKG dan BNPB," kata Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Torabelo Sigi, dr. Marannu C. Sambo saat ditemui di Sidera, Rabu. Ia mengemukakan langkah itu diambil untuk menjamin keselamatan pasien, keluarga pasien serta petugas medis di tengah masih terjadinya aktivitas gempa susulan yang dinilai cukup masif terjadi di Kabupaten Sigi. "Berdasarkan hasil koordinasi pihak manajemen rumah sakit dengan tim pemeliharaan sarana dan prasarana bahwa terdapat kerusakan pada dua gedung perawatan pasien," ucapnya. Menurut dia, hingga saat ini pasien yang masih dilakukan perawatan di tenda darurat merupakan pasien dengan penyakit umum seperti anak-anak dan lanjut usia (lansia) dengan jumlah tidak lebih dari 20 orang pasien. "Pihak RSUD Torabelo Sigi masih menunggu pemeriksaan gedung lanjutan untuk menentukan kelayakan gedung," sebutnya. Ia menuturkan untuk pasien yang menjadi korban terdampak langsung gempa bumi dengan kondisi patah tulang sudah dilakukan rujuk ke RSUD Undata guna mendapat pemantauan dokter ortopedi. "Kalau pasien dengan luka ringan atau mengalami trauma gempa bumi tersisa satu orang yang masih dalam proses pemulihan," kata dia. dr. Marannu menyebutkan pelayanan kesehatan di RSUD Torabelo Sigi tetap berjalan secara normal dengan pengawasan ketat dari tenaga medis dan manajemen rumah sakit. "Kondisi pasien lainnya dilaporkan dalam keadaan aman, saat ini dirawat di tenda itu ada 10 orang pasien yang dirawat di ruang perawatan bedah pasien korban gempa dan pasien biasa yang memang kontrol perawatan bedah," ujarnya. Berdasarkan data Satgas Tanggap Darurat Penanganan Bencana Gempa Bumi Sigi hingga Selasa (23/6), pukul 18.00 Wita, gempa telah menyebabkan kerusakan pada sedikitnya 3.032 rumah warga, terdiri atas 1.959 rumah rusak ringan, 796 rumah rusak sedang, dan 277 rumah rusak berat. Untuk rincian korban luka berat 14 orang dan luka ringan 78 orang dengan tiga warga meninggal dunia. - antarasulteng
Bagikan: